Redaksi76.com – Dalam upaya memperkuat sistem tata kelola mutu dan keamanan pangan yang berstandar global, PT Indoprinting Sukses Makmur (PT ISM) menjalani audit menyeluruh atas penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 dan Sistem Manajemen Keamanan Pangan ISO 22000:2018.
Audit tersebut dilaksanakan oleh Registro Italiano Navale (RINA), lembaga sertifikasi internasional terkemuka yang dipimpin oleh Dr. Ir. Karolus Karni Lando, MBA.
Audit yang berlangsung selama empat hari, mulai 12 hingga 15 Agustus 2025, dilaksanakan secara profesional oleh tim auditor berpengalaman, yakni Lead Auditor Dede Gunawan dan Auditor Puji Lestari.
Kegiatan ini merupakan bagian integral dari komitmen PT ISM dalam menjaga kualitas produk secara konsisten dan menjamin keamanan pangan, baik untuk pasar domestik maupun ekspor.
PT ISM, yang berdiri sejak tahun 2018 dan berlokasi di Raya Sidorejo Km. 24, Krian, Sidoarjo, Jawa Timur, merupakan produsen kemasan fleksibel berkualitas tinggi, termasuk kemasan plastik kopi merek ternama Kapal Api.
Perusahaan ini beroperasi di atas lahan seluas lebih dari 60.000 meter persegi, dengan fasilitas produksi modern yang menempati bangunan seluas 10.000 meter persegi.
Dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi76.com pada Jumat, 15 Agustus 2025, Dr. Karolus menyampaikan bahwa audit ini merupakan bagian dari misi strategis RINA untuk mendukung transformasi industri nasional menuju standar kelas dunia.
“Dengan kompetensi internasional yang kami miliki dalam audit sistem manajemen mutu dan keamanan pangan, kami hadir untuk mendorong efisiensi operasional, peningkatan kinerja, serta daya saing jangka panjang perusahaan,”ungkapnya.
Lebih lanjut, Dr. Karolus menegaskan bahwa penerapan standar ISO 9001 dan ISO 22000 memberikan manfaat signifikan, termasuk jaminan mutu yang berkelanjutan, penguatan sistem keamanan pangan berbasis HACCP, pemenuhan sertifikasi Halal, serta peningkatan kepercayaan pasar melalui sistem ketertelusuran (traceability) yang andal.
Ia juga menyoroti pentingnya penguatan sistem keamanan pangan sebagai elemen vital dalam mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi prioritas pemerintahan Presiden Prabowo.
“Industri pangan, termasuk sektor kemasan, harus mengimplementasikan prinsip-prinsip keamanan pangan secara menyeluruh agar produk yang beredar di masyarakat benar-benar aman, bermutu, dan memenuhi persyaratan Halal,” tegasnya.
PT ISM sendiri telah mengadopsi teknologi mutakhir dalam lini produksinya, dengan mesin yang beroperasi 24 jam untuk memastikan konsistensi hasil.
Laboratorium internal perusahaan turut memainkan peran penting dalam pengujian teknis – seperti uji kekedapan terhadap uap air dan oksigen – guna menjamin setiap batch produksi memenuhi parameter mutu yang telah ditetapkan.
“Dengan implementasi sistem manajemen mutu dan keamanan pangan yang terintegrasi, serta kepatuhan terhadap regulasi Halal, PT ISM semakin memperkokoh posisinya sebagai mitra strategis dalam industri kemasan fleksibel yang andal, aman, dan kompetitif di pasar global,” pungkas Dr. Karolus.
Penulis: Arnold Dewa
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Redaksi76.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
