Perkuat Toleransi, PHBI Ende Gelar Halal Bihalal Lintas Agama

Reporter : Arnold Dewa Editor: Tim
Ket.Foto: Sambutan Bupati Ende dalam acara halal bi halal yang digelar oleh PHBI Kabupaten Ende. Istimewa

Redaksi76.com Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur, menggelar kegiatan halal bihalal lintas agama di halaman Masjid Baitussalam Pu’unaka, Kelurahan Tanjung, Selasa (14/4/2026) malam.

Kegiatan yang mengusung tema “Kolaborasi dalam Kebaikan” ini dihadiri oleh Bupati Ende, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Uskup Agung Ende Mgr. Paulus Budi Kleden, SVD, Ketua DPRD Kabupaten Ende, jajaran kevikepan Ende, para kiai dan ustaz, serta ratusan undangan lainnya.

Ketua PHBI Kabupaten Ende, Lukman Pua Rangga, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum strategis untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkokoh harmoni antarumat beragama di Kabupaten Ende.

“Kami mengundang para pemimpin daerah dan tokoh lintas agama sebagai wujud komitmen bersama dalam menjaga nilai-nilai toleransi di bumi Pancasila,” ujarnya.

Ia menegaskan pentingnya membangun kolaborasi dan kemitraan yang konstruktif antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat demi mendukung visi pembangunan “Ende Baru” ke depan.

Sementara itu, Bupati Ende dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri kepada seluruh umat Islam di Kabupaten Ende.

“Atas nama pemerintah daerah dan pribadi, saya mengucapkan selamat Hari Raya Idulfitri. Mohon maaf lahir dan batin,” tuturnya.

Bupati menekankan bahwa kegiatan halal bihalal tidak sekadar seremonial, melainkan menjadi ruang strategis untuk mempererat persaudaraan antara pemimpin agama, organisasi kemasyarakatan, pemerintah, dan masyarakat luas.

Menurutnya, terdapat tiga nilai utama yang terkandung dalam tema kegiatan tersebut, yakni kolaborasi, kemitraan, dan semangat membangun Ende Baru.

“Kolaborasi menjadi kunci untuk menyatukan langkah dalam mendukung program pembangunan, khususnya dalam membentuk generasi muda yang berakhlak dan berkarakter,” jelasnya.

Lebih lanjut, Bupati memaparkan tiga program prioritas pemerintah daerah yang tertuang dalam RPJMD dan RKPD Tahun 2026–2027, yakni pembangunan generasi berkarakter, penguatan ketahanan sosial-ekonomi di pedesaan, serta penyelesaian berbagai persoalan strategis daerah.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan, termasuk memberikan masukan secara konstruktif terhadap kebijakan pemerintah.

“Pemerintah tidak luput dari kekurangan. Oleh karena itu, kritik yang membangun sangat diperlukan demi mewujudkan Ende yang lebih baik,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Uskup Agung Ende Mgr. Paulus Budi Kleden, SVD, menyampaikan apresiasi atas inisiatif PHBI yang menghadirkan ruang perjumpaan lintas iman tersebut.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus merawat nilai toleransi dan persatuan sebagai fondasi utama kehidupan bermasyarakat.

“Perbedaan tidak boleh menjadi pemisah. Mari kita bersama-sama mewujudkan Ende yang rukun, damai, dan harmonis,” katanya.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Redaksi76.Com

+ Gabung

Exit mobile version