Redaksi76.com – Semangat membara, keringat yang menetes di ring, dan gemuruh suara dukungan yang tak pernah padam menjadi saksi bisu perjuangan para petinju muda dari Sasana Boxing Kaki Lena Camp.
Mereka bukan sekadar bertarung untuk menang, tetapi untuk mengangkat harapan dan nama baik Kabupaten Ende, dalam kejuaraan tinju amatir antar Sasana se-Flores Lembata yang digelar di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur.
Di tengah panasnya kompetisi yang berlangsung dua hari lalu itu, para atlet Kaki Lena menjelma menjadi bintang di tengah sorotan lampu dan sorak-sorai penonton.
Tidak tanggung-tanggung, sasana yang bermarkas di puncak Gunung Wongge ini berhasil memborong medali emas, perak, dan perunggu, serta dinobatkan sebagai juara umum. Prestasi yang tak hanya gemilang di atas kertas, tetapi juga membekas di hati banyak orang.
Bagi Karman Sado Kaki, sang manajer sekaligus sosok “ayah” bagi para petinju muda, pencapaian ini adalah buah dari tekad yang tak pernah padam.
Saat ditemui tim Redaksi76.com pada 23 Juni 2025, Karman menyampaikan bahwa semua keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan masyarakat Ende dan NTT pada umumnya.
“Prestasi ini sungguh luar biasa. Kami tidak menyangka, karena kejuaraan ini diikuti oleh berbagai kabupaten di NTT, bukan hanya dari satu daerah. Tapi anak-anak menunjukkan semangat juang yang luar biasa,” tutur Karman dengan mata berkaca.
Lebih dari Sekadar Medali
Di balik medali emas yang menggantung di leher Maria Esperansa Amor, ada kisah perjuangan seorang remaja perempuan yang tiap subuh berlari di jalanan menanjak Ende, menyisihkan uang jajannya untuk membeli sarung tinju, dan tetap belajar meski kelelahan usai latihan.
Muhamad Ikbal Husen, Yohanes Juano Neta Pega, Kyson Kogoya, hingga Tefilius Sota Woda, adalah anak-anak yang lahir dari lingkungan sederhana, namun membawa semangat luar biasa.
Mereka bertanding bukan hanya untuk menang, tetapi untuk membuktikan bahwa mimpi tak mengenal batas asal-usul.
“Anak-anak ini tidak pernah meminta lebih. Mereka hanya ingin kesempatan. Dan ketika kesempatan itu datang, mereka memberikan segalanya di atas ring,” ungkap Karman dengan nada bangga.
Harapan yang Tidak Berhenti di Sikka
Meski telah meraih juara umum, Karman menekankan pentingnya sikap rendah hati. Ia berharap para atlet tetap tekun dan konsisten dalam latihan, karena tantangan yang lebih besar masih menanti di depan.
Ia juga mengucapkan apresiasi kepada semua pihak yang telah membantu, dari Kapolres Ende, Gubernur NTT, hingga tokoh muda nasional Angelo Wake Kako.
“Dukungan mereka sangat berarti. Mulai dari logistik, transportasi, hingga semangat moral. Ini bukti bahwa olahraga bisa menyatukan kita,” ujarnya.
Daftar Nama Para Juara dari Kaki Lena Camp
Medali Emas:
1. Maria Esperansa Amor
2. Muhamad Ikbal Husen
3. Yohanes Juano Neta Pega
4. Sumhul AbuBekar
5. Kyson Kogoya
6. Kristianus Gewin Pama
7. Tefilius Sota Woda
Medali Perak:
1. Sawalia Atagoran
2. Kristianus A. Kota
3. Nikolaus M. Wae
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Redaksi76.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
