Desa Detumbewa Bangun Gedung Koperasi Desa Merah Putih untuk Dorong Geliat Ekonomi Masyarakat Lokal

Reporter : Arnold Dewa Editor: Tim
Ket. Foto: Prosesi Peletakan Batu Pertama Pembangunan KDMP di Desa Detumbewa. Istimewa

Redaksi76.com  – Pemerintah Desa Detumbewa, Kecamatan Detukeli, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), resmi menggelar peletakan batu pertama pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Senin (2/3/2025).

Ketua Koperasi Desa Merah Putih Detumbewa, Sirilus Doda Degu, mengatakan prosesi peletakan batu pertama tersebut dihadiri berbagai pihak, antara lain pemerintah desa, pemerintah kecamatan, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), tokoh adat, tokoh masyarakat, serta 46 anggota koperasi.

Pria yang akrab disapa Ronal itu menjelaskan, kegiatan tersebut berlangsung aman dan mendapat dukungan besar dari masyarakat setempat.

“Acara peletakan batu pertama berjalan aman dan kondusif. Masyarakat yang hadir menaruh harapan besar agar kehadiran koperasi ini mampu membangkitkan geliat ekonomi lokal,” ujarnya saat diwawancarai tim media, Selasa (3/3/2025).

Ronal menjelaskan, berdasarkan hasil musyawarah bersama masyarakat, pada tahap awal koperasi akan mengelola gerai sembako. Selain itu, pihaknya juga berencana membangun gudang penampung hasil komoditas masyarakat.

Menurut dia, keberadaan gudang tersebut nantinya memungkinkan hasil produksi masyarakat dijual melalui koperasi dengan harga satuan yang mengacu pada ketentuan pemerintah daerah.

“Kami juga akan mengupayakan pembangunan gudang agar semua hasil komoditas masyarakat bisa dijual melalui KDMP dengan harga yang sesuai ketentuan pemerintah,” katanya.

Ia berharap pemerintah Kabupaten Ende serta berbagai elemen lainnya dapat memberikan dukungan agar koperasi tersebut benar-benar mampu mengoptimalkan potensi ekonomi lokal yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.

Sementara itu, Kepala Desa Detumbewa, Rafael Mema, membenarkan pelaksanaan peletakan batu pertama pembangunan gedung koperasi tersebut.

Ia menjelaskan, rencana pembangunan gedung KDMP sebenarnya telah dimusyawarahkan sejak Juni 2025. Namun, prosesnya sempat tertunda karena kendala penentuan lokasi.

“Sebagai pimpinan wilayah, saya menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah menghibahkan lokasi untuk pembangunan gedung KDMP ini,” ujar Rafael.

Rafael berharap pengelolaan koperasi dapat berjalan secara maksimal sehingga mampu meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat desa.

Ia juga menegaskan pemerintah desa akan mendorong kolaborasi antara KDMP, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), dan berbagai program pembangunan desa lainnya.

“Semua ini merupakan satu kesatuan. Kami akan membangun kolaborasi agar selain menghidupkan ekonomi masyarakat juga dapat meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD),” katanya.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Redaksi76.Com

+ Gabung

Exit mobile version