Ende, Redaksi 76. Com,- Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda, S.H, M.H memimpin langsung kegiatan penanaman pohon di sepanjang jalan utama pintu masuk kawasan kota tepatnya di sempadan Ndao Ende pada hari Jumad (12/6/ 2026).
Kegiatan ini menjadi langkah nyata pemerintah kabupaten Ende memperingati hari Lingkungan Hidup Sedunia dan memperindah kota Ende pasca penertiban bangunan liar (bangli) serta meningkatkan kualitas lingkungan dan ruang terbuka hijau bagi warga maupun pengunjung.
Dipilihnya pohon jenis Sukun di sepanjang jalan utama pintu masuk kota Ende ini karena pohon sukun melambangkan lahirnya Pancasila.
Kepada media ini, Bupati Yosef mengungkapkan selain anakkan kelapa, dipilihnya pohon Sukun karena dari sisi sejarah Sukun adalah saksi bisu tempat dimana Presiden R.I pertama Soekarno (Bung Karno) merenungkan dan merumuskan kelima dasar negara selama masa pengasingannya di Ende, Flores yaitu dari tahun 1934–1938.
Secara filosofis dan historis, kata Bupati Yosef, makna pohon Sukun ini merupakan saksi perumusan Pancasila. “Di bawah kerindangan pohon sukun bercabang lima, Soekarno menyarikan nilai-nilai luhur budaya nusantara menjadi lima sila. Filosofi pohon Sukun diartikan sebagai cerminan bangsa yang kuat, yang harus dibangun dengan pondasi ideologi yang kokoh.” ujarnya.
Menurut ketua DPC PDI Perjuangan kabupaten Ende ini, Sukun merupakan salah satu sumber kehidupan, melambangkan kemandirian pangan, ketahanan, serta kesejahteraan bagi rakyat Indonesia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Redaksi76.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
