<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>SP2MI NTT &#8211; Redaksi76.com</title>
	<atom:link href="https://redaksi76.com/tag/sp2mi-ntt/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://redaksi76.com</link>
	<description>Aktual Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Sun, 29 Mar 2026 03:41:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://redaksi76.com/wp-content/uploads/2026/01/cropped-512-32x32.png</url>
	<title>SP2MI NTT &#8211; Redaksi76.com</title>
	<link>https://redaksi76.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tekan Angka Putus Sekolah, SP2MI NTT Luncurkan Gerakan GEMBALA di Malaka</title>
		<link>https://redaksi76.com/berita/tekan-angka-putus-sekolah-sp2mi-ntt-luncurkan-gerakan-gembala-di-malaka/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi76.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Mar 2026 03:41:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[di Malaka]]></category>
		<category><![CDATA[Luncurkan Gerakan GEMBALA]]></category>
		<category><![CDATA[SP2MI NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Tekan Angka Putus Sekolah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://redaksi76.com/?p=10343</guid>

					<description><![CDATA[Redaksi76.com &#8211; Upaya percepatan penanganan anak tidak sekolah di Kabupaten Malaka terus diperkuat melalui Gerakan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong><a href="http://Redaksi76.com" target="_blank" rel="noopener">Redaksi76.com</a></strong> &#8211; Upaya percepatan penanganan anak tidak sekolah di Kabupaten Malaka terus diperkuat melalui Gerakan Kembali Bersekolah (GEMBALA) yang diinisiasi Serikat Penggerak Pendidikan Masyarakat Indonesia Nusa Tenggara Timur (SP2MI NTT).</p>
<p dir="ltr">Kegiatan tersebut dilaksanakan di SMP Negeri Fatuknutuk, Desa Kufeu, Kecamatan Io Kufeu, pada Senin (23/3/2026), hasil kolaborasi antara SP2MI NTT dan PKBM Lurumutin Malaka.</p>
<p dir="ltr">Ketua SP2MI NTT, Polikarpus Do, menegaskan bahwa GEMBALA merupakan langkah strategis untuk mengembalikan anak-anak putus sekolah ke dalam sistem pendidikan.</p>
<p dir="ltr">“Kami mendorong anak-anak yang putus sekolah agar kembali menimba ilmu. Jika mengalami kendala di jalur formal, maka pendidikan non-formal menjadi alternatif yang harus dimanfaatkan,” ujarnya.</p>
<p dir="ltr">Sementara itu, Ketua PKBM Lurumutin, Maria Deviana Seran, mengungkapkan bahwa angka anak tidak sekolah di Kabupaten Malaka masih tergolong tinggi sehingga membutuhkan intervensi bersama dari berbagai pihak.</p>
<p dir="ltr">“Melalui GEMBALA, kami ingin memastikan anak-anak tetap memiliki akses pendidikan demi menyongsong Generasi Emas 2045,” katanya.</p>
<p dir="ltr">Program GEMBALA merupakan bagian dari komitmen SP2MI NTT dalam membangun ekosistem pendidikan berbasis masyarakat.</p>
<p dir="ltr">Organisasi tersebut telah merancang sepuluh program unggulan untuk mendorong pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.</p>
<p dir="ltr">Program-program tersebut meliputi penguatan kelembagaan pendidikan non-formal dan informal melalui berbagai kegiatan peningkatan kapasitas, peningkatan kompetensi pendidik, serta penguatan sumber daya manusia melalui Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) dan Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW).</p>
<p dir="ltr">Selain itu, SP2MI NTT juga mendorong penguatan budaya literasi, penyelenggaraan festival pendidikan non-formal, pemberian apresiasi kepada pelaku pendidikan, serta advokasi bagi masyarakat yang mengalami ketidakadilan sosial.</p>
<p dir="ltr">Kemitraan strategis lintas sektor juga terus dibangun guna memperkuat sinergi dalam pembangunan pendidikan. Di sisi lain, percepatan penanganan anak tidak sekolah melalui GEMBALA dan program pengentasan buta aksara menjadi fokus utama.</p>
<p dir="ltr">Melalui berbagai program tersebut, SP2MI NTT optimistis dapat berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang berdaya, mandiri, dan siap menghadapi tantangan masa depan.</p>
<p dir="ltr">Dengan semangat kolaborasi dan gotong royong, upaya ini diharapkan mampu mempercepat terwujudnya Generasi Emas 2045, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Timur.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>SP2MI NTT Siap Gelar Jambore Pendidikan Nonformal 2026, Dorong Kebangkitan Literasi Masyarakat</title>
		<link>https://redaksi76.com/berita/sp2mi-ntt-siap-gelar-jambore-pendidikan-nonformal-2026-dorong-kebangkitan-literasi-masyarakat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi76.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Feb 2026 10:04:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Dorong Kebangkitan]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Siap Gelar Jambore Pendidikan Nonformal 2026]]></category>
		<category><![CDATA[SP2MI NTT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://redaksi76.com/?p=9893</guid>

					<description><![CDATA[Redaksi76.com &#8211; KUPANG — Serikat Penggerak Pendidikan Masyarakat Indonesia (SP2MI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT)...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong><a href="http://Redaksi76.com" target="_blank" rel="noopener">Redaksi76.com</a> &#8211; KUPANG —</strong> Serikat Penggerak Pendidikan Masyarakat Indonesia (SP2MI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyatakan kesiapan menggelar Jambore Pendidikan Nonformal dan Informal (PNFI) Tingkat Provinsi NTT Tahun 2026.</p>
<p dir="ltr">Kegiatan ini dirancang sebagai langkah strategis untuk menghidupkan kembali gerakan literasi masyarakat di wilayah tersebut.</p>
<p dir="ltr">Ketua SP2MI NTT, Polikarpus Do, mengatakan jambore tersebut direncanakan berlangsung pada September 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Aksara Internasional.</p>
<p dir="ltr">“Jambore PNFI ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan upaya kolektif membangun kesadaran literasi sebagai fondasi utama pembangunan manusia di NTT,” ujar Polikarpus, Selasa (10/2/2026).</p>
<p dir="ltr">Ia mengajak seluruh elemen pendidikan masyarakat untuk terlibat aktif, mulai dari pengurus dan anggota SP2MI se-NTT, DPD SP2MI, pengelola Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), Taman Bacaan Masyarakat (TBM), Forum ASTINA NTT, hingga lembaga swadaya masyarakat dan yayasan pendidikan.</p>
<p dir="ltr">Menurut Polikarpus, penguatan pendidikan nonformal dan informal merupakan solusi strategis dalam menjawab berbagai persoalan pendidikan, khususnya di daerah dengan keterbatasan akses pendidikan formal.</p>
<p dir="ltr">“Pendidikan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan masyarakat yang bermartabat dan berkualitas, sejalan dengan visi NTT Emas dan Indonesia Emas 2045,” jelasnya.</p>
<p dir="ltr">Ia menegaskan bahwa literasi tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kecakapan hidup yang berdampak langsung pada kualitas pembangunan sosial dan ekonomi.</p>
<p dir="ltr">Dukungan terhadap penyelenggaraan jambore ini juga disampaikan Ketua SP2MI Kota Kupang, Goris Takene.</p>
<p dir="ltr">Menurutnya, Jambore PNFI menjadi momentum penting untuk menghidupkan kembali peringatan Hari Aksara Internasional yang dalam beberapa tahun terakhir kurang mendapat perhatian sejak pandemi COVID-19.</p>
<p dir="ltr">“Sejak pandemi, hampir tidak ada lagi peringatan Hari Aksara yang terstruktur. Karena itu, kami sangat mendukung langkah SP2MI NTT,” kata Goris.</p>
<p dir="ltr">Dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan koordinasi berjenjang untuk mematangkan persiapan kegiatan, termasuk penetapan lokasi jambore yang direncanakan berlangsung di Kota Kupang.</p>
<p dir="ltr">“Pelibatan berbagai pemangku kepentingan menjadi faktor kunci agar jambore ini memberi dampak nyata bagi penguatan budaya literasi masyarakat,” ujarnya.</p>
<p dir="ltr">Penyelenggaraan Jambore PNFI 2026 diharapkan menjadi ruang kolaborasi para pegiat pendidikan masyarakat dalam mendorong kesadaran global tentang pentingnya literasi sebagai hak dasar manusia, mempercepat pemberantasan buta huruf, serta memperkuat literasi fungsional yang relevan dengan kebutuhan kehidupan dan dunia kerja.</p>
<p dir="ltr">Sebagai organisasi nasional di bidang pendidikan, SP2MI berperan sebagai wadah bagi pendidik dan penggerak pendidikan masyarakat, dengan komitmen meningkatkan kualitas pendidikan kesetaraan, vokasi, dan pemberdayaan masyarakat berbasis pendidikan formal maupun nonformal.</p>
<p dir="ltr">Melalui Jambore PNFI 2026, SP2MI berharap gerakan literasi di Nusa Tenggara Timur kembali memperoleh momentum kuat sekaligus mempertegas peran pendidikan masyarakat sebagai pilar utama pembangunan berkelanjutan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
