<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sentuhan Humanis Polres Ende &#8211; Redaksi76.com</title>
	<atom:link href="https://redaksi76.com/tag/sentuhan-humanis-polres-ende/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://redaksi76.com</link>
	<description>Aktual Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Fri, 30 May 2025 01:59:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://redaksi76.com/wp-content/uploads/2026/01/cropped-512-32x32.png</url>
	<title>Sentuhan Humanis Polres Ende &#8211; Redaksi76.com</title>
	<link>https://redaksi76.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Damai di Tengah Ibadah: Sentuhan Humanis Polres Ende di Perayaan Kenaikan Isa Al-Masih</title>
		<link>https://redaksi76.com/feature/damai-di-tengah-ibadah-sentuhan-humanis-polres-ende-di-perayaan-kenaikan-isa-al-masih/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi76.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 May 2025 01:59:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Feature]]></category>
		<category><![CDATA[Damai di Tengah Ibadah]]></category>
		<category><![CDATA[di Perayaan Kenaikan Isa Al-Masih]]></category>
		<category><![CDATA[Sentuhan Humanis Polres Ende]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://redaksi76.com/?p=6204</guid>

					<description><![CDATA[Redaksi76.com &#8211; Suasana pagi itu di kota Ende tampak berbeda. Kamis (29/5/2025), sejak matahari mulai...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong><a href="http://Redaksi76.com" target="_blank" rel="noopener">Redaksi76.com</a> &#8211;</strong> Suasana pagi itu di kota Ende tampak berbeda. Kamis (29/5/2025), sejak matahari mulai merangkak naik, deretan personel berseragam tampak sibuk di pelataran sejumlah gereja.</p>
<p dir="ltr">Bukan untuk menegakkan hukum, melainkan memberi rasa aman bagi umat Kristiani yang tengah merayakan hari besar mereka: Kenaikan Isa Al-Masih.</p>
<p dir="ltr">Di Gereja Katedral Santo Yoseph, denting lonceng memanggil jemaat untuk berkumpul. Di sisi lain halaman gereja, seorang polisi muda tampak tersenyum kepada anak kecil yang datang bersama ibunya.</p>
<p dir="ltr">Ia membantu mereka menyeberang jalan yang sudah mulai dipadati kendaraan. Di titik lain, rekannya mengatur arus lalu lintas agar tetap lancar.</p>
<p dir="ltr">“Ini sudah tugas kami,” ujar Bripda Rio, salah satu personel yang bertugas pagi itu. “Tapi lebih dari itu, ini bentuk kasih dan pelayanan kami bagi masyarakat.”</p>
<p dir="ltr">Pengamanan ini merupakan bagian dari upaya Polres Ende Polda NTT dalam menjamin kelancaran dan kenyamanan umat Kristiani menjalani ibadah penting tersebut.</p>
<p dir="ltr">Kapolres Ende, AKBP I Gede Ngurah Joni Mahardika, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengamanan kegiatan keagamaan menjadi prioritas, sebagai wujud nyata komitmen Polri dalam melayani masyarakat.</p>
<p dir="ltr">“Kami ingin saudara-saudari kita bisa beribadah dengan khusyuk, tanpa rasa khawatir,” ujarnya saat ditemui tim Humas Polres Ende. “Kehadiran kami di sini bukan hanya soal keamanan, tapi juga soal kepedulian.”</p>
<p dir="ltr">Tak hanya menjaga pintu masuk gereja, personel juga disebar di titik-titik strategis untuk memastikan situasi tetap kondusif. Sebagian bahkan turut membantu para lansia yang datang beribadah, dengan sopan dan penuh empati.</p>
<p dir="ltr">Di tengah panasnya terik matahari Ende, yang terasa justru keteduhan. Sebuah keteduhan yang lahir dari kerja sama dan saling menghargai &#8211; antara aparat dan masyarakat, antara umat yang beribadah dan mereka yang menjaga di luar.</p>
<p dir="ltr">Hari itu, bukan hanya umat Kristiani yang merayakan momen suci. Tapi juga seluruh warga Ende, yang menyaksikan bahwa kedamaian bisa diciptakan bersama, dengan niat baik dan tindakan nyata.</p>
<p dir="ltr"><strong>Penulis : Arnold Dewa</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
