<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Penataan sepadaan Ndao pasca penggusuran &#8211; redaksi76.com</title>
	<atom:link href="https://redaksi76.com/tag/penataan-sepadaan-ndao-pasca-penggusuran/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://redaksi76.com</link>
	<description>Actual Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Fri, 24 Apr 2026 06:04:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://redaksi76.com/wp-content/uploads/2026/01/cropped-512-32x32.png</url>
	<title>Penataan sepadaan Ndao pasca penggusuran &#8211; redaksi76.com</title>
	<link>https://redaksi76.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bupati Yosef Badeoda, Sosok Pemimpin Yang Membawa Perubahaan</title>
		<link>https://redaksi76.com/berita/bupati-yosef-badeoda-sosok-pemimpin-yang-membawa-perubahaan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi76.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Apr 2026 23:57:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Penataan sepadaan Ndao pasca penggusuran]]></category>
		<category><![CDATA[Yosef Benediktus Badeoda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://redaksi76.com/?p=10446</guid>

					<description><![CDATA[Ende,- Redaksi 76.Com,- Wajah kota Ende di era kepemimpinan Bupati Yosef Benediktus Badeoda kini benar-...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ende,- Redaksi 76.Com,-</strong> Wajah kota Ende di era kepemimpinan Bupati Yosef Benediktus Badeoda kini benar- benar berubah.</p>
<p>Usai dilantik, Bupati Yosef langsung tancap gas melakukan perubahaan dengan menata kembali wajah tempat pengasingan Bung Karno ini menjadi cantik, rapih, indah dan jauh dari kesan kumuh.</p>
<p><a href="https://redaksi76.com/wp-content/uploads/2026/04/20260423_145955.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-10447" src="https://redaksi76.com/wp-content/uploads/2026/04/20260423_145955.jpg" alt="" width="650" height="292" /></a></p>
<p>Kebijakan menata dan mempercantik stadion Marilonga pasca perhelatan Eltari Memorial Cup ( ETMC) tahun 2025 adalah langkah pertama yang baik dan memuaskan. Wajah stadion kebangggan masyarakat kabupaten Ende itu terlihat bersih dan rapih.</p>
<p>Namun bagi Bupati Tote, langkah ini hanyalah awal untuk menata Ende yang lebih indah dan bersih sesuai slogan &#8221; Ende Baru&#8221;.  Politisi PDI perjuangan ini pun  memutuskan  melakukan penertiban para pedagang kaki lima di beberapa pusat keramaian seperti pasar Wolowona, Pasar Mbongawani, pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang jalan Nangka, dan menggusur seluruh bagunan liar ( Eks SMEA lama/ sekolah Cna) yang sejak lama dikuasai oleh segelintir orang dan penertiban bangunan liar tanpa IMB dan lapak liar di sepadan Ndao.</p>
<p><a href="https://redaksi76.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260423-WA0019.jpg"><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-10448" src="https://redaksi76.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260423-WA0019.jpg" alt="" width="650" height="532" /></a></p>
<p>Kini wajah kota Ende benar- benar berubah. Pemandangan kontras terlihat jelas di Stadion Marilonga, pasar Wolowona, pasar Mbongawani, Jalan Nangka  dan sepanjang bibir pantai ini yang sebelumnya tertutup tenda-tenda pedagang kaki lima  (PKL) dan tumpukan barang, kini telah bersih dan lapang.</p>
<p>Langkah tegas Bupati Yosef  Badeoda dalam menertibkan Bangunan liar (Bangli) dan lapak liar di atas trotoar pada mulanya menuai pro dan kontra. Namun, berkat kepiawian dan &#8221;<br />
tangan dingin&#8221; serta pola pendekatan persuasif yang dilakukan dengan menyediakan lokasi yang layak bagi para pedagang wajah kota Ende kini berubah bersih dan asri.</p>
<p>Seperti yang disaksikan media ini pada hari Selasa (21/4/2026) dan Rabu (22/4/2026), Kepala dinas Pekerjaan Umum dan Penataan ruang, Mustakim Mberu mengerahkan seluruh<br />
staf nya membersihkan puing- puing /material bangunan di sepadan pantai Ndao yang sepekan digusur itu.</p>
<p><a href="https://redaksi76.com/wp-content/uploads/2026/04/20260423_145829.jpg"><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-10449" src="https://redaksi76.com/wp-content/uploads/2026/04/20260423_145829.jpg" alt="" width="650" height="292" /></a></p>
<p>Nampak satu unit Exavator mini milik Dinad PUPR kabupaten Ende terlihat sedang mengeruk fondasi dan sisa tembok bangunan yang telah dirubuhkan sebelumnya. Beberapa ASN terlihat menarik dan memisahkan kayu kosen dan seng bekas atap dari bangli dan lapak liar tersebut. Sebagian ASN<br />
lainnya nampak terlihat memikul material bangunan itu ke truk Hino Dutro milik Dinas PUPR untuk dibuang di tempat pembuangan akhir.</p>
<p>Nampak pula beberapa ASN dari Dinas Perhubungan menggunkan mobil kren, terlihat sedang memperbaki dan memasang lampu<br />
penerangan jalan (PJN) di sepanjang sepadan itu.</p>
<p><a href="https://redaksi76.com/wp-content/uploads/2026/04/20260423_145554.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-10450" src="https://redaksi76.com/wp-content/uploads/2026/04/20260423_145554.jpg" alt="" width="650" height="293" /></a></p>
<p>Hal ini menunjukan Pemerintah kabupaten Ende bukan saja sekadar membongkar, tapi menata dan berhasil menggembalikan fungsi trotoar untuk para pejalan kaki.</p>
<p>Agar ekonomi tetap berjalan tanpa melanggar ketertiban umum dan tata ruang, para pedagang telah dipindahkan ke area terminal Ndao dan sebagiaannya lainnya ke pasar Mbonggawani yang lebih representatif.</p>
<p>Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda kepada media ini usai memantau lapangan pasca penggusuran pada Kamis (24/4/2026) menengaskan, pemerintah akan melakukan penataan lokasi sepadan Ndao ini menjadi taman publik yang representatif lengkap dengan trotoar yang nyaman bagi pejalan kaki dan akan dipasangi paving block guna mendukung aktivitas masyarakat.</p>
<p><a href="https://redaksi76.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260423-WA0020-rotated.jpg"><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-10451" src="https://redaksi76.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260423-WA0020-rotated.jpg" alt="" width="879" height="650" srcset="https://redaksi76.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260423-WA0020-rotated.jpg 879w, https://redaksi76.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260423-WA0020-768x568.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 879px) 100vw, 879px" /></a></p>
<p>“ Kita akan jadikan kawasan ini sebagai ruang terbuka hijau yang dapat diakses bebas oleh masyarakat dan ruang santai yang terbuka dan ramah bagi semua kalangan dan tidak ada lagi terhalang jika warga ingin menikmati pemandangan pantai di kawasan pesisir “ ujar Bupati Yosef.</p>
<p>Menurut Bupati Yosef, penataan yang dilakukannya ini bertujuan untuk mengurangi kesan kumuh dan menekan persoalan sampah di area tersebut.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
