<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Menyapu Jalan &#8211; Redaksi76.com</title>
	<atom:link href="https://redaksi76.com/tag/menyapu-jalan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://redaksi76.com</link>
	<description>Aktual Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Tue, 20 May 2025 05:03:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://redaksi76.com/wp-content/uploads/2026/01/cropped-512-32x32.png</url>
	<title>Menyapu Jalan &#8211; Redaksi76.com</title>
	<link>https://redaksi76.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Umat KUB St. Alfonsus Rodriguez&#8221; Gelar Kerja Bakti Persiapan Penerimaan Arca Bunda Maria</title>
		<link>https://redaksi76.com/berita/umat-kub-st-alfonsus-rodriguez-gelar-kerja-bakti-persiapan-penerimaan-arca-bunda-maria/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi76.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 19 May 2025 08:42:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Menyapu Jalan]]></category>
		<category><![CDATA[Merawat Iman: Jejak Cinta Umat KUB St. Alfonsus Rodriguez"]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://redaksi76.com/?p=5997</guid>

					<description><![CDATA[Redaksi76.com &#8211; Mentari belum terlalu tinggi ketika puluhan pasangan tangan mulai bergerak serempak. Di jalanan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong><a href="http://Redaksi76.com" target="_blank" rel="noopener">Redaksi76.com</a> &#8211;</strong> Mentari belum terlalu tinggi ketika puluhan pasangan tangan mulai bergerak serempak. Di jalanan yang membentang menuju wilayah KUB St. Alfonsus Rodriguez, Lingkungan St. Thomas Rasul, Paroki Pu’urere, suara cangkul, sapu lidi, dan tawa-tawa hangat berpadu menjadi nyanyian sukacita.</p>
<p dir="ltr">Bukan sekadar membersihkan jalan &#8211; mereka sedang menata hati, menyambut kehadiran yang sakral: patung Bunda Maria yang akan diterima umat pada Senin malam, 19 Mei.</p>
<p dir="ltr">Persiapan ini bukanlah formalitas; ini adalah ungkapan iman yang hidup, berakar dari semangat gotong royong dan cinta komunitas.</p>
<p dir="ltr">Tampak para ibu dengan langkah sigap menyapu dedaunan yang gugur seperti menghapus lelah dari hari-hari yang panjang.</p>
<p dir="ltr">Para bapak mengangkat batu, meratakan tanah—seolah tengah membangun altar dalam setiap peluh. Sementara para muda-mudi, dengan senyum dan semangat, menjadi jembatan antara tradisi dan harapan masa depan.</p>
<p dir="ltr">Fenan, salah satu tokoh umat di KUB itu, menyambut kegiatan ini dengan mata yang penuh keyakinan.</p>
<p dir="ltr">“Setiap tahun, dalam kegiatan rohani apa pun, kami selalu kompak seperti ini,” ujarnya, senyumnya tak lekang oleh terik.</p>
<p dir="ltr">Baginya, kerja bakti ini bukan hanya soal fisik, tapi perwujudan iman yang membumi.</p>
<p dir="ltr">Ia berharap kekompakan ini tidak padam, bahwa api solidaritas umat akan tetap menyala seperti lilin yang dijaga di malam vigil.</p>
<p dir="ltr">“Kami ingin semangat ini tetap hidup, selamanya,” tuturnya lirih, tapi penuh kekuatan.</p>
<p dir="ltr">Kerja bakti hari itu adalah potret keindahan iman yang nyata—iman yang tidak tinggal di langit tinggi, melainkan turun menyapa tanah, menjelma dalam tangan-tangan sederhana yang merawat jalan menuju Bunda.</p>
<p dir="ltr"><strong>Penulis: Arnold Dewa</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
