<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Festival &#8211; Redaksi76.com</title>
	<atom:link href="https://redaksi76.com/tag/festival/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://redaksi76.com</link>
	<description>Aktual Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Mar 2026 08:55:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://redaksi76.com/wp-content/uploads/2026/01/cropped-512-32x32.png</url>
	<title>Festival &#8211; Redaksi76.com</title>
	<link>https://redaksi76.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Festival Daun Lontar di Ende Dorong Pelestarian Budaya dan Penguatan Ekonomi Kreatif Lokal</title>
		<link>https://redaksi76.com/berita/festival-daun-lontar-di-ende-dorong-pelestarian-budaya-dan-penguatan-ekonomi-kreatif-lokal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi76.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2026 08:54:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Daun Lontar]]></category>
		<category><![CDATA[di Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://redaksi76.com/?p=10223</guid>

					<description><![CDATA[Redaksi76.com  —  Festival Daun Lontar resmi digelar di Desa Kelitembu, Kecamatan Wewaria, pada Senin (16/3/2025),...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><a href="http://Redaksi76.com" target="_blank" rel="noopener">Redaksi76.com</a>  —  Festival Daun Lontar resmi digelar di Desa Kelitembu, Kecamatan Wewaria, pada Senin (16/3/2025), sebagai upaya pelestarian budaya lokal sekaligus penguatan ekonomi kreatif berbasis sumber daya alam.</p>
<p dir="ltr">Kegiatan yang dibuka oleh Camat Wewaria, Fidelis Bela, ini diprakarsai oleh Yohanes Borgias Riga, penerima manfaat Program Indonesiana di daerah tersebut.</p>
<p dir="ltr">Festival ini melibatkan sekitar 200 peserta, terdiri dari pelajar tingkat SD, SMP, SMA/SMK serta komunitas masyarakat dari berbagai desa.</p>
<p dir="ltr">Menurut Borgias, festival ini dirancang sebagai ruang edukasi dan kreativitas bagi generasi muda untuk mengolah daun lontar menjadi produk kerajinan bernilai ekonomi.</p>
<p dir="ltr">Ia menilai, potensi pohon lontar di wilayah utara Wewaria cukup melimpah, namun belum dimanfaatkan secara optimal.</p>
<p dir="ltr">“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghidupkan kembali tradisi pengolahan daun lontar yang mulai ditinggalkan, sekaligus mendorong pemanfaatannya menjadi produk kreatif yang memiliki nilai jual,” ujarnya.</p>
<p dir="ltr">Festival yang berlangsung selama tiga hari hingga 18 Maret 2026 ini diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dari workshop pembuatan kerajinan hingga presentasi karya peserta.</p>
<p dir="ltr"><a href="https://redaksi76.com/wp-content/uploads/2026/03/Screenshot_20260317_163610.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-10226" src="https://redaksi76.com/wp-content/uploads/2026/03/Screenshot_20260317_163610.jpg" alt="" width="650" height="432" /></a></p>
<p dir="ltr">Salah satu peserta, Kristianus Eka Kopo, mengatakan kegiatan tersebut memberikan pengalaman berharga, tidak hanya dalam berkarya tetapi juga dalam melatih kemampuan presentasi di depan publik.</p>
<p dir="ltr">“Festival ini membuka ruang kreativitas bagi generasi muda sekaligus mengajarkan kami untuk menyampaikan gagasan dan mempertanggungjawabkan hasil kerja,” katanya.</p>
<p dir="ltr">Camat Wewaria Fidelis Bela mengapresiasi pelaksanaan festival tersebut dan menilai kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam menjaga warisan budaya sekaligus meningkatkan potensi ekonomi masyarakat berbasis kearifan lokal.</p>
<p dir="ltr">Sebagai tindak lanjut, para peserta akan diberikan waktu sekitar dua bulan untuk mengembangkan produk kerajinan berbahan daun lontar.</p>
<p dir="ltr">Hasil karya tersebut akan dipresentasikan dan dipamerkan pada 21 Mei 2026, dilanjutkan lomba kreasi pada 22 Mei, serta pameran dan pergelaran karya pada 23 Mei 2026.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
