<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ende &#8211; Redaksi76.com</title>
	<atom:link href="https://redaksi76.com/tag/ende/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://redaksi76.com</link>
	<description>Aktual Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Thu, 11 Jun 2026 00:26:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://redaksi76.com/wp-content/uploads/2026/01/cropped-512-32x32.png</url>
	<title>Ende &#8211; Redaksi76.com</title>
	<link>https://redaksi76.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sembilan Bulan Berlatih Tanpa Henti, SMAN Maurole Siap Buktikan Diri di Turnamen Antar-SMA</title>
		<link>https://redaksi76.com/berita/sembilan-bulan-berlatih-tanpa-henti-sman-maurole-siap-buktikan-diri-di-turnamen-antar-sma/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi76.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Jun 2026 00:26:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[di Turnamen Antar-SMA]]></category>
		<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[SMAN Maurole Siap Buktikan Diri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://redaksi76.com/?p=10814</guid>

					<description><![CDATA[Redaksi76.com &#8211; Di tengah euforia bergulirnya Turnamen Sepak Bola Antar-SMA 2026, SMA Negeri Maurole datang...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong><a href="http://Redaksi76.com" target="_blank" rel="noopener">Redaksi76.com</a> &#8211;</strong> Di tengah euforia bergulirnya Turnamen Sepak Bola Antar-SMA 2026, SMA Negeri Maurole datang dengan satu modal yang tidak dimiliki semua peserta: konsistensi.</p>
<p dir="ltr">Selama kurang lebih sembilan bulan terakhir, tim ini terus menjalani latihan secara rutin meski tanpa kepastian kompetisi.</p>
<p dir="ltr">Kini, kerja keras panjang tersebut akan diuji saat mereka menghadapi SMK Sanjosfrend Mukusaki pada laga perdana yang digelar Kamis (11/6/2026).</p>
<p dir="ltr">Namun bagi skuad asuhan Roy Saputra Nurdin, berbicara mengenai trofi juara masih terlalu jauh. Fokus mereka hanya satu: memenangkan pertandingan pertama.</p>
<p dir="ltr">“Kami belum berbicara soal target yang terlalu jauh. Fokus kami sekarang adalah pertandingan pertama melawan SMK Sanjosfrend Mukusaki,” ujar Roy saat ditemui pada pembukaan turnamen.</p>
<p dir="ltr">Sikap tersebut mencerminkan karakter tim yang dibangun melalui proses panjang. Di saat banyak tim baru mulai mempersiapkan diri menjelang turnamen, SMAN Maurole justru telah menanam fondasi sejak berbulan-bulan sebelumnya.</p>
<p dir="ltr">“Persiapan kami sekitar sembilan bulan. Walaupun tidak ada turnamen, latihan tetap kami jalankan secara rutin,” katanya.</p>
<p dir="ltr">Bagi Roy, kekuatan utama timnya bukan terletak pada satu atau dua pemain bintang. Ia lebih percaya pada kekompakan dan kerja kolektif yang selama ini menjadi identitas SMAN Maurole.</p>
<p dir="ltr">“Semua pemain kami andalkan. Tidak ada yang lebih penting dari yang lain. Kekuatan kami ada pada kebersamaan tim,” tegasnya.</p>
<p dir="ltr">Di balik persaingan memperebutkan kemenangan, Roy melihat turnamen ini memiliki makna yang lebih besar. Ia meyakini kompetisi pelajar merupakan ruang lahirnya talenta-talenta muda yang kelak dapat menjadi aset sepak bola daerah bahkan nasional.</p>
<p dir="ltr">“Kami berharap turnamen seperti ini melahirkan kader-kader terbaik. Dari sini mudah-mudahan muncul pemain-pemain yang bisa berkembang lebih jauh dan menjadi kebanggaan daerah,” ujarnya.</p>
<p dir="ltr">Tak hanya soal prestasi, Roy juga menaruh perhatian besar pada pembentukan karakter para pemain. Ia mengingatkan bahwa perjalanan di dunia sepak bola membutuhkan ketekunan, pengalaman, dan mental yang kuat.</p>
<p dir="ltr">“Sepak bola membutuhkan banyak pengalaman. Karena itu adik-adik harus tetap semangat, terus berjuang, dan jangan cepat puas,” pesannya.</p>
<p dir="ltr">Nilai sportivitas pun menjadi prinsip yang selalu ditanamkan kepada seluruh pemain. Menurut Roy, sepak bola sejatinya bukan sekadar soal menang dan kalah, melainkan tentang persahabatan, rasa hormat, dan kebersamaan.</p>
<p dir="ltr">“Kami selalu mengajarkan bahwa lawan di lapangan bukan musuh. Mereka adalah sahabat yang bersama-sama menciptakan pertandingan yang menarik dan sportif,” katanya.</p>
<p dir="ltr">Semangat yang sama juga terlihat dari para pemain. Dius, salah satu pemain SMAN Maurole, mengaku semakin termotivasi setelah menyaksikan pertandingan pembuka antara SMAK St. Petrus dan SMAN 1 Wolowaru yang berlangsung sengit dan penuh antusiasme.</p>
<p dir="ltr">Atmosfer kompetisi yang terasa begitu hidup membuatnya semakin bertekad memberikan kontribusi terbaik saat timnya turun bertanding.</p>
<p dir="ltr">“Saya akan memberikan yang terbaik untuk tim,” ujarnya singkat namun penuh keyakinan.</p>
<p dir="ltr">Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjaga semangat juang sepanjang turnamen berlangsung.<br />
“Untuk teman-teman semua, tetap semangat,” pesannya.</p>
<p dir="ltr">Kini, setelah sembilan bulan ditempa melalui latihan, disiplin, dan kebersamaan, SMAN Maurole bersiap menulis babak baru perjuangan mereka.</p>
<p dir="ltr">Laga perdana bukan sekadar pertandingan pembuka, melainkan momentum pembuktian bahwa kerja keras yang dijalani dalam diam mampu berbicara lantang di atas lapangan hijau.</p>
<p dir="ltr">Judul dan penutup dibuat lebih kuat agar terasa seperti liputan utama olahraga di media nasional, dengan unsur human interest, perjuangan, dan narasi yang membangun emosi pembaca.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penguatan Literasi Berbasis Keluarga, Ende Dorong Peran Strategis Orang Tua dalam Pembentukan Budaya Baca Anak</title>
		<link>https://redaksi76.com/berita/penguatan-literasi-berbasis-keluarga-ende-dorong-peran-strategis-orang-tua-dalam-pembentukan-budaya-baca-anak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi76.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Apr 2026 17:00:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Berbasis Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Dorong Peran Strategis Orang Tua.]]></category>
		<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Penguatan Literasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://redaksi76.com/?p=10489</guid>

					<description><![CDATA[Ende – Upaya penguatan literasi nasional kembali menemukan momentumnya di daerah. Pemerintah Kabupaten Ende, Nusa...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ende –</strong> Upaya penguatan literasi nasional kembali menemukan momentumnya di daerah. Pemerintah Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan bersama Bunda Literasi Kabupaten Ende, menggagas sebuah inisiatif strategis bertajuk Gerakan Orang Tua Peduli Literasi Anak Usia Dini, sebagai bagian dari ikhtiar membangun fondasi budaya baca yang kokoh sejak tahap awal kehidupan anak.</p>
<p>Peluncuran program yang dilaksanakan di lingkungan Paroki Gereja Mautapaga tersebut mencerminkan pendekatan kolaboratif lintas elemen, dengan melibatkan institusi keagamaan sebagai ruang pembinaan sosial yang dekat dengan dinamika kehidupan keluarga.</p>
<p>Dukungan penuh dari pihak gereja turut mempertegas pentingnya sinergi antara nilai edukatif dan spiritual dalam pembentukan generasi masa depan.</p>
<p>Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ende, Lambertus Sigasare, menegaskan bahwa transformasi budaya literasi tidak dapat semata-mata bertumpu pada institusi formal seperti sekolah atau intervensi pemerintah.</p>
<p>Ia menempatkan keluarga sebagai episentrum utama dalam proses internalisasi kebiasaan membaca.</p>
<p>“Literasi merupakan praksis kultural yang harus ditanamkan sejak dini melalui lingkungan keluarga. Orang tua memiliki posisi determinan sebagai fasilitator sekaligus teladan dalam membangun kedekatan anak dengan buku dan pengetahuan,” ujarnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gelar RAT Koperasi Desa Merah Putih Detumbewa, Perkuat Peran Ekonomi Rakyat di Tengah Tantangan</title>
		<link>https://redaksi76.com/berita/gelar-rat-koperasi-desa-merah-putih-detumbewa-perkuat-peran-ekonomi-rakyat-di-tengah-tantangan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi76.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Mar 2026 04:11:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Detumbewa]]></category>
		<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[RAT Koperasi Desa Merah Putih]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://redaksi76.com/?p=10328</guid>

					<description><![CDATA[Ende, Redaksi76.com — Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 Koperasi Desa Merah Putih Desa...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>Ende, <a href="http://Redaksi76.com" target="_blank" rel="noopener">Redaksi76.com</a> —</strong> Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 Koperasi Desa Merah Putih Desa Detumbewa, Kecamatan Detukeli, Kabupaten Ende, tetap berlangsung sesuai rencana pada Kamis (26/3/2026), meski tanpa kehadiran perwakilan Dinas Koperasi setempat.</p>
<p dir="ltr">Sebagai forum tertinggi dalam struktur koperasi, RAT menjadi momentum penting untuk mengevaluasi kinerja pengurus sekaligus menetapkan arah strategis pengembangan koperasi desa sebagai pilar ekonomi masyarakat.</p>
<p dir="ltr">Rapat dipimpin oleh Ketua Sidang Sirilus Doda Degu, didampingi Sekretaris Yerimias Desember dan anggota sidang Albertus Agung Neno. Jalannya forum berlangsung partisipatif dengan keterlibatan aktif para anggota.</p>
<p dir="ltr">Kepala Desa Detumbewa, Rafael Mema, dalam sambutannya menekankan pentingnya tata kelola koperasi yang amanah, transparan, dan berdampak luas bagi masyarakat.</p>
<p dir="ltr">Ia mengingatkan bahwa koperasi tersebut didirikan dengan dukungan dana desa sehingga harus memberikan manfaat nyata.</p>
<p dir="ltr">“Koperasi ini bukan sekadar lembaga usaha, tetapi instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat. Harus mampu menjawab kebutuhan riil warga, mulai dari akses permodalan hingga penguatan usaha mikro,” ujarnya.</p>
<p dir="ltr">Sementara itu, Ketua Koperasi Desa Merah Putih, Sirilus Doda Degu, menyampaikan apresiasi kepada pengurus dan pengawas yang telah mempersiapkan pelaksanaan RAT. Ia menegaskan bahwa RAT merupakan wujud nyata prinsip demokrasi, transparansi, dan akuntabilitas dalam koperasi.</p>
<p dir="ltr">“RAT adalah ruang pertanggungjawaban pengurus kepada anggota sekaligus forum untuk menyerap aspirasi dan menyusun kebijakan strategis ke depan,” katanya.</p>
<p dir="ltr">Ia juga menekankan pentingnya partisipasi aktif anggota dalam menentukan arah kebijakan koperasi. Menurutnya, semakin tinggi keterlibatan anggota, semakin tepat pula keputusan yang dihasilkan sesuai kebutuhan bersama.</p>
<p dir="ltr">Ke depan, koperasi berencana memperluas layanan melalui pembukaan gerai sembako dan pengembangan fasilitas pergudangan. Saat ini, pembangunan gedung koperasi dilaporkan telah mencapai progres 18,9 persen.</p>
<p dir="ltr">Dengan berbagai agenda tersebut, Koperasi Desa Merah Putih Detumbewa diharapkan mampu memperkuat perannya dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pencerahan Untuk Masyrakat Ende Menyikapi Penertiban Bangunan di Ndao Dengan Bijak Dan Damai</title>
		<link>https://redaksi76.com/opini/pencerahan-untuk-masyrakat-ende-menyikapi-penertiban-bangunan-di-ndao-dengan-bijak-dan-damai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi76.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Mar 2026 02:09:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Pencerahan]]></category>
		<category><![CDATA[Untuk Masyrakat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://redaksi76.com/?p=10323</guid>

					<description><![CDATA[&#8220;Saudara-saudari masyarakat Ende yang saya cintai&#8221; Redaksi76.com &#8211; Dalam beberapa waktu terakhir, kita semua mengikuti...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><em><strong>&#8220;Saudara-saudari masyarakat Ende yang saya cintai&#8221;</strong></em></p>
<p dir="ltr"><strong><a href="http://Redaksi76.com" target="_blank" rel="noopener">Redaksi76.com</a></strong> &#8211; Dalam beberapa waktu terakhir, kita semua mengikuti dinamika terkait rencana penertiban bangunan di wilayah Ndao.</p>
<p dir="ltr">Situasi ini telah menimbulkan kekhawatiran, bahkan berpotensi memicu ketegangan antara masyarakat, PMKRI Ende, dan Pemerintah.</p>
<p dir="ltr">Saya ingin mengajak kita semua untuk melihat persoalan ini dengan hati yang jernih, pikiran yang tenang, dan semangat persaudaraan yang kuat.</p>
<p dir="ltr">Pertama, kita harus memahami bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab untuk menata kota demi kepentingan bersama, termasuk aspek keselamatan, tata ruang, dan keindahan lingkungan.</p>
<p dir="ltr">Namun di sisi lain, kita juga tidak boleh menutup mata bahwa di balik bangunan-bangunan tersebut ada kehidupan, ada keluarga, dan ada harapan masyarakat kecil yang perlu dihargai dan dilindungi.</p>
<p dir="ltr">Kedua, kepada adik-adik PMKRI Ende, semangat kritis dan keberpihakan kepada rakyat kecil adalah nilai luhur yang harus dijaga.</p>
<p dir="ltr">Namun perjuangan tersebut harus selalu ditempuh melalui cara-cara yang damai, dialogis, dan bermartabat, bukan dengan konfrontasi yang dapat merugikan semua pihak.</p>
<p dir="ltr">Ketiga, kepada Pemerintah, saya mengajak agar pendekatan yang digunakan tidak semata-mata penegakan aturan, tetapi juga mengedepankan pendekatan kemanusiaan.</p>
<p dir="ltr">Dengarkan suara masyarakat, hadirkan solusi, dan hindari langkah-langkah yang terkesan terburu-buru.</p>
<p dir="ltr"><strong>SOLUSI YANG DAPAT DITEMPUH BERSAMA</strong></p>
<p dir="ltr"><strong>1. Dialog Terbuka dan Terstruktur</strong><br />
<strong>Libatkan semua pihak:</strong> Pemerintah, PMKRI, tokoh masyarakat, dan warga terdampak. Duduk bersama untuk mencari solusi terbaik, bukan saling menyalahkan.</p>
<p dir="ltr"><strong>2. Pendataan dan Verifikasi Ulang</strong><br />
Pastikan data terkait bangunan benar-benar akurat: siapa yang terdampak, sejak kapan tinggal di sana, dan kondisi sosial ekonominya.</p>
<p dir="ltr"><strong>3. Solusi Relokasi yang Layak</strong><br />
Jika memang penertiban harus dilakukan, maka pemerintah wajib menyediakan tempat relokasi yang manusiawi, layak huni, dan tidak mematikan mata pencaharian masyarakat.</p>
<p dir="ltr"><strong>4. Pendekatan Bertahap dan Humanis</strong><br />
Hindari penggusuran mendadak. Berikan waktu yang cukup, sosialisasi yang jelas, dan pendampingan kepada masyarakat.</p>
<p dir="ltr"><strong>5. Peran PMKRI sebagai Jembatan, bukan Pemicu Konflik</strong><br />
PMKRI dapat menjadi mediator yang mempertemukan aspirasi masyarakat dengan kebijakan pemerintah secara konstruktif.</p>
<p dir="ltr"><strong>Saudara-saudari sekalian,</strong></p>
<p dir="ltr">Ende adalah rumah kita bersama. Jangan biarkan perbedaan pandangan memecah persaudaraan kita. Kita semua menginginkan hal yang sama: keadilan, kesejahteraan, dan kedamaian.</p>
<p dir="ltr">Ingatlah pepatah: “Air yang jernih tidak akan keruh jika kita tidak mengaduknya.”</p>
<p dir="ltr">Mari kita jaga Ende tetap damai. Mari kita utamakan dialog daripada konflik. Dan mari kita cari solusi yang adil bagi semua pihak.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kolaborasi Polsek dan Petani: Dari Ritual Adat Hingga Bibit Bima 20 Uri, Ende Pacu Gerakan NTT Lumbung Jagung</title>
		<link>https://redaksi76.com/berita/kolaborasi-polsek-dan-petani-dari-ritual-adat-hingga-bibit-bima-20-uri-ende-pacu-gerakan-ntt-lumbung-jagung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi76.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Nov 2025 05:36:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Dari Ritual Adat]]></category>
		<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Hingga Bibit Bima 20 Uri]]></category>
		<category><![CDATA[Kolaborasi Polsek dan Petani]]></category>
		<category><![CDATA[NTT Lumbung Jagung]]></category>
		<category><![CDATA[Pacu Gerakan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://redaksi76.com/?p=8833</guid>

					<description><![CDATA[​Redaksi76.Com – Jajaran Kepolisian Sektor Wolowaru Polres Ende Polda NTT menunjukkan komitmen nyata dalam menyukseskan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;">​<strong>Redaksi76.Com –</strong> Jajaran Kepolisian Sektor Wolowaru Polres Ende Polda NTT menunjukkan komitmen nyata dalam menyukseskan program inovasi Kapolda NTT “Gerakan NTT Lumbung Jagung Nasional”.</p>
<p>Bertempat di lahan Calon Petani Calon Lahan (CPCL) Kelompok Tani Muri Walo 2 di Desa Nduaria Kecamatan Kelimutu, penanaman jagung perdana seluas 0,5 hektar, Selasa (04/11/2024) Pukul 10.00 Wita.</p>
<p>Kegiatan berlangsung meriah dan sarat makna budaya ini melibatkan Kapolsek Wolowaru bersama bhabinkamtibmas, Petugas PPL, dan puluhan anggota kelompok tani tersebut diawali dengan sebuah ritual yang menghormati tradisi lokal.</p>
<p>*​<strong>Titik Puncak Penuh Makna*</strong></p>
<p>Sebelum benih unggul ditanam, Pemilik Lahan Maria Angelina Tai, melakukan seremonial adat pemotongan ayam. Darah ayam tersebut kemudian disiramkan ke sebagian benih jagung Varietas Bima 20 Uri, melambangkan harapan akan kesuburan, keberkahan, dan hasil panen yang melimpah.</p>
<p>​Kapolsek Wolowaru Ipda Ubaldus Maku, S.Sos yang memimpin langsung penanaman serentak menegaskan bahwa kehadiran Polri bukan hanya sebagai pengawal keamanan, tetapi juga sebagai mitra utama dalam mewujudkan ketahanan pangan daerah.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bupati Yoseph Badeoda, Resmi Melantik Heri Gani Sebagai Direksi Perumda Tirta Kelimutu Ende</title>
		<link>https://redaksi76.com/berita/bupati-yoseph-badeoda-resmi-melantik-heri-gani-sebagai-direksi-perumda-tirta-kelimutu-ende/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi76.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Oct 2025 02:23:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Yoseph Badeoda]]></category>
		<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Perumda Tirta Kelimutu]]></category>
		<category><![CDATA[Resmi Melantik Heri Gani]]></category>
		<category><![CDATA[Sebagai Direksi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://redaksi76.com/?p=8665</guid>

					<description><![CDATA[Redaksi76.com &#8211; Bupati Ende, Yoseph Benediktus Badeoda, resmi melantik Herbertus Gani sebagai Kepala Perusahaan Daerah...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong><a href="http://Redaksi76.com" target="_blank" rel="noopener">Redaksi76.com</a></strong> &#8211; Bupati Ende, Yoseph Benediktus Badeoda, resmi melantik Herbertus Gani sebagai Kepala Perusahaan Daerah Air Minum (Perumda) Tirta Kelimutu Ende masa jabatan <a href="tel:20252030">2025-2030</a>.</p>
<p dir="ltr">Acara pelantikan diselenggarakan di Aula Kantor PDAM Kabupaten Ende, Senin, 20 Oktober 2025 pagi.</p>
<p dir="ltr">Disaksikan tim media, acara pelantikan turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Ende, Fransiskus Taso, Pimpinan DPRD Kabupaten Ende, Flavianus Waro, Ketua Fraksi PDIP DPRD Ende, Vinsen Sangu, PLT Sekda Ende, Asisten Setda Ende, para staf ahli dan sejumlah pimpinan OPD Kabupaten Ende dan Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TPPD) Kabupaten Ende.</p>
<p dir="ltr">Sebelum mengambil sumpah jabatan, Bupati Ende terlebih dahulu menanyakan kesiapan Heriberus untuk melakukan pengambilan sumpah jabatan sebagai Kepala Permuda Ende.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Apakah saudara bersedia untuk mengambil sumpah jabatan ini? Herbertus menjawab &#8221; Ya, saya bersedia&#8221;,ungkapnya dengan nada lantang.</p>
<p dir="ltr">Dalam sambutannya, Bupati Tote mengucapkan apresiasi dan profisiat kepada Heri Gani yang yang baru saja dilantik sebagai Direksi Perumda Ende.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Saya bersama wakil bupati menyampaikan profisiat kepada Pak Heri. Pengambilan sumpah ini adalah sebuah kepercayaan, semoga di tangan bapak, Perumda Ende semakin di percaya oleh masyarakat/pelanggan&#8221;,katanya</p>
<p dir="ltr">Tote juga menjelaskan bahwa ia bersama wakil bupati Ende meyakini dengan kemampuan yang dimiliki oleh Heri Gani yang juga merupakan mantan DPRD Ende, praktisi masyarakat, praktisi pancasila.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Jadi dengan rekam jejak yang bapa miliki ini, saya bersama pak Wakil Bupati meyakini Perumda akan menjadi baik ditangan bapa. Satu lagi harapan kami harus dapat untung&#8221;,tandasnya</p>
<p dir="ltr">Lebih lanjut, Tote berharap agar Heri Gani dapat membangun manajemen dengan para pelanggan secara baik.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Untuk kedepan jika ada rencana penyesuaian tarif, kita minta pak Heri harus terlebih dahulu berdiskusi dengan para pelanggan, agar tidak terjadi riak di tengah masyarakat&#8221;,tutupnya</p>
<p dir="ltr"><strong>Penulis: Arnold Dewa</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Upaya Pelarian Gagal, Dua Pelaku Penipuan Berkedok Pengobatan Tradisional Diamankan Aparat di Pelabuhan Ipi, Ende</title>
		<link>https://redaksi76.com/berita/upaya-pelarian-gagal-dua-pelaku-penipuan-berkedok-pengobatan-tradisional-diamankan-aparat-di-pelabuhan-ipi-ende/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi76.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Oct 2025 02:33:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Berkedok Pengobatan Tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[Diamankan Aparat di Pelabuhan Ipi]]></category>
		<category><![CDATA[Dua Pelaku Penipuan]]></category>
		<category><![CDATA[Ende]]></category>
		<category><![CDATA[Upaya Pelarian Gagal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://redaksi76.com/?p=8612</guid>

					<description><![CDATA[Redaksi76.com &#8211; Aparat Kepolisian Resor (Polres) Ende, di bawah naungan Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong><a href="http://Redaksi76.com" target="_blank" rel="noopener">Redaksi76.com</a> &#8211;</strong> Aparat Kepolisian Resor (Polres) Ende, di bawah naungan Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT), berhasil menggagalkan upaya pelarian dua individu yang diduga kuat terlibat dalam tindak pidana penipuan bermodus pengobatan tradisional.</p>
<p dir="ltr">Keduanya diamankan di Pelabuhan Ipi, Ende, pada Selasa malam, 14 Oktober 2025, sesaat sebelum bertolak menuju Kupang.</p>
<p dir="ltr">Kedua terduga pelaku, masing-masing berinisial H (31) dan N (37), diketahui merupakan warga asal Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Penangkapan tersebut dilakukan sebagai respons cepat aparat terhadap laporan warga yang menjadi korban penipuan dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp<a href="tel:8500000">8.500.000</a>.</p>
<p dir="ltr"><a href="https://redaksi76.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG_20251016_102911.jpg"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-8613" src="https://redaksi76.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG_20251016_102911.jpg" alt="" width="650" height="435" /></a></p>
<p dir="ltr"><strong>Modus Operandi dan Kronologi Kejadian</strong></p>
<p dir="ltr">Menurut keterangan resmi dari Kasi Humas Polres Ende, Ipda Heru Sutaban, perkara ini mencuat setelah seorang warga bernama SJ (33), asal Kampung Arubara, Kelurahan Tetandara, Kecamatan Ende Selatan, melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Ende.</p>
<p dir="ltr">Peristiwa bermula pada Selasa sore, 14 Oktober 2025, sekitar pukul 18.00 WITA, saat kedua terduga pelaku mendatangi kediaman korban. Dengan mengaku sebagai praktisi pengobatan alternatif, mereka menawarkan minyak herbal yang diklaim dapat menyembuhkan penyakit yang diderita ayah korban.</p>
<p dir="ltr">Sebagai &#8220;syarat&#8221; pelaksanaan ritual pengobatan, korban diminta menyerahkan sejumlah barang berharga, yakni emas berupa kalung dan anting-anting masing-masing seberat 2 gram, serta uang tunai sebesar Rp<a href="tel:1000000">1.000.000</a>.</p>
<p dir="ltr">Setelah menjalankan ritual singkat, keduanya berpamitan dengan dalih akan kembali keesokan harinya untuk melanjutkan proses penyembuhan. Namun, komunikasi dengan pelaku terputus total, hingga korban mulai merasa curiga.</p>
<p dir="ltr">Saat memeriksa barang yang ditinggalkan dalam kantong plastik berwarna hitam, korban menemukan isinya hanyalah batu-batu tak bernilai, bukan perlengkapan ritual sebagaimana dijanjikan.</p>
<p dir="ltr">Menyadari dirinya telah menjadi korban penipuan, SJ segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.</p>
<p dir="ltr"><strong>Penangkapan di Pelabuhan Ipi</strong></p>
<p dir="ltr">Merespons laporan tersebut, Unit Reserse Kriminal bersama Unit Intelijen Polres Ende segera melakukan penyelidikan intensif. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, diketahui bahwa kedua terduga hendak melarikan diri menggunakan kapal laut dari Pelabuhan Ipi menuju Kupang.</p>
<p dir="ltr">Petugas SPKT Polres Ende segera berkoordinasi dengan personel Pos Polisi Kawasan Pelabuhan Laut Ipi. Berkat koordinasi dan kesigapan aparat di lapangan, kedua pelaku berhasil diamankan saat tengah bersiap menaiki kapal.</p>
<p dir="ltr">“Melalui sinergi dan kecepatan tindakan, kedua pelaku berhasil ditangkap sebelum meninggalkan wilayah hukum Polres Ende. Saat ini mereka telah diamankan untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap Ipda Heru Sutaban dalam keterangannya kepada awak media.</p>
<p dir="ltr">Imbauan Kepolisian kepada Masyarakat</p>
<p dir="ltr">Kepolisian mengimbau masyarakat agar senantiasa waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan pengobatan tradisional, supranatural, ataupun praktik spiritual lainnya.</p>
<p dir="ltr">Masyarakat diminta untuk tidak mudah mempercayai pihak yang menawarkan kesembuhan instan dengan imbalan barang berharga tanpa bukti atau izin praktik yang jelas.</p>
<p dir="ltr">“Apabila masyarakat menemukan indikasi tindakan serupa, kami mengimbau untuk segera melaporkannya ke kantor polisi terdekat agar dapat dilakukan tindakan hukum secara cepat dan tepat,” tutup Ipda Heru.</p>
<p dir="ltr"><strong>Penulis: Arnold Dewa</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
