<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Dapat Mendorong &#8211; Redaksi76.com</title>
	<atom:link href="https://redaksi76.com/tag/dapat-mendorong/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://redaksi76.com</link>
	<description>Aktual Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Sun, 08 Feb 2026 04:25:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://redaksi76.com/wp-content/uploads/2026/01/cropped-512-32x32.png</url>
	<title>Dapat Mendorong &#8211; Redaksi76.com</title>
	<link>https://redaksi76.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Polikarpus Do Menilai Program OSOP Dapat Mendorong Literasi Fungsional dan Kreativitas Pelajar NTT</title>
		<link>https://redaksi76.com/berita/polikarpus-do-menilai-program-osop-dapat-mendorong-literasi-fungsional-dan-kreativitas-pelajar-ntt/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[redaksi76.com]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Feb 2026 04:25:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[dan Kreativitas]]></category>
		<category><![CDATA[Dapat Mendorong]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi Fungsional]]></category>
		<category><![CDATA[Pelajar NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Polikarpus Do Menilai]]></category>
		<category><![CDATA[Program OSOP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://redaksi76.com/?p=9830</guid>

					<description><![CDATA[Redaksi76.com — Program One School One Product (OSOP) dinilai berpotensi menjadi motor penggerak transformasi literasi...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong><a href="http://Redaksi76.com" target="_blank" rel="noopener">Redaksi76.com</a> —</strong> Program One School One Product (OSOP) dinilai berpotensi menjadi motor penggerak transformasi literasi di sekolah-sekolah Nusa Tenggara Timur (NTT).</p>
<p dir="ltr">Melalui pendekatan berbasis produksi, program ini tidak hanya mendorong lahirnya produk unggulan dari setiap sekolah, tetapi juga memperkuat kemampuan literasi siswa secara kontekstual dan aplikatif.</p>
<p dir="ltr">Ketua Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM) NTT, Polikarpus Do, mengatakan OSOP mampu meningkatkan literasi fungsional peserta didik.</p>
<p dir="ltr">Menurutnya, literasi tidak lagi cukup dimaknai sebatas kemampuan membaca dan menulis, melainkan bagaimana pengetahuan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p dir="ltr">“OSOP membantu siswa mengembangkan literasi fungsional dengan menerapkan konsep pembelajaran dalam konteks riil di lingkungan mereka,” ujar Polikarpus, Sabtu (7/2/2026).</p>
<p dir="ltr">Ia menjelaskan, proses produksi dalam OSOP—mulai dari perencanaan, pengolahan, hingga pemasaran produk—menuntut siswa untuk berpikir kritis.</p>
<p dir="ltr">Dalam setiap tahapan, peserta didik dilatih melakukan analisis, memecahkan masalah, serta mengambil keputusan secara tepat.<br />
Selain itu, OSOP juga dinilai mampu menumbuhkan kesadaran ekonomi kritis di kalangan pelajar.</p>
<p dir="ltr">Dengan memahami potensi lokal dan struktur sosial-ekonomi di wilayahnya, siswa didorong menjadi lebih reflektif dan adaptif dalam melihat peluang usaha maupun tantangan yang ada.<br />
Dari sisi penguatan karakter, program ini turut mengembangkan kemampuan kolaborasi antarsiswa.</p>
<p dir="ltr">Proses menghasilkan satu produk unggulan sekolah menuntut kerja sama tim, komunikasi yang efektif, serta pembagian peran yang jelas—kompetensi penting dalam menghadapi tantangan global.<br />
OSOP juga membuka ruang bagi kreativitas dan inovasi.</p>
<p dir="ltr">Setiap sekolah didorong menggali potensi lokal untuk diolah menjadi produk bernilai tambah, sehingga membentuk karakter siswa yang produktif, mandiri, dan berdaya saing.</p>
<p dir="ltr">Polikarpus menilai OSOP dapat menjadi salah satu strategi konkret dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan literasi di NTT.</p>
<p dir="ltr">Ia berharap program ini mendapat dukungan lintas sektor agar implementasinya berjalan optimal dan berkelanjutan.</p>
<p dir="ltr">“Transformasi literasi harus menyentuh praktik nyata. OSOP menjadi pendekatan yang relevan untuk menjawab kebutuhan tersebut,” tegasnya</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
