Tingkat ketertarikan dan kepercayaan publik terhadap capres Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto dan Anis Baswedan relatif tidak jauh berbeda. Hal ini terlihat dari berbagai lembaga survey tanah air. Karena isu yang dijual ketiga capres ini belum menyentuh persoalan riil korupsi yang sangat berani dan membabi buta dilakukan oknum pejabat di pusat sampai daerah.
Mengapa capres Ganjar Pranowo hasil koalisi PDIP dan PPP belum membicarakan masalah korupsi? karena warga kemungkinan besar kurang percaya. Alasannya 349 triliun uang negara diduga lari ke oknum- oknum yang ada di tubuh PDIP. Terbukti ketika persoalan ini dibawa ke Komisi III DPR RI untuk dipansuskan justru ketua Pansus Bambang Pacul anggota DPR dari PDIP menolak.
Ada apa gerangan? Apakah capres Prabowo Subianto berani menjamin dan berjanji melalukan pemberantasan korupsi sampai ke akar- akarnya jika terpilih presiden? Publik masih ragu akan komitmen tersebut, alasannya Prabowo koalisi Gerindra dan PKB ini diduga publik bagian dari pemerintahan Orde Baru yang sarat dengan korupsi kolusi dan nepotisme (KKN). Capres Anis Baswedan justru mengangkat isu pemberantasan korupsi malah ditertawain karena trade record Anis ketika Gubernur DKI terseret pusaran dugaan korupsi Formula E walaupun capres dari koalisi Nasdem, Demokrat dan PKS ini menilai apa yang berlangsung di KPK mengenai Formula E lebih sebagai opini daripada persoalan yang substansial. Tetapi publik tanah air terutama DKI sudah terlanjur memberi stigma bahwa Anis tidak terlalu aman karena setiap saat bisa dipanggil diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi.
Atas dasar fenomena tersebut, publik akan melihat dan menilai siapa bakal calon wakil presiden yang berani dan mampu membawa Indonesia keluar masalah KKN. Jika ini menjadi harapan terbesar publik tanah air, maka bakal calon wakil presiden adalah penentu kemenangan pilpres 2024. Nama bakal calon wakil presiden, mereka di antaranya adalah Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD; Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil serta Menteri BUMN Erick Thohir.
Jika pemberantasan korupsi menjadi main issue pada kampanye pilpres 2024, maka dari nama- nama bakal calon wakil presiden yang sudah bisa dipastikan diterima publik tanah air adalah Prof Dr. Mahfud MD.
Pertanyaannya, beranikah Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, Anis Baswedan dan capres alternatif Airlangga Hartarto (Golkar PAN) mengambil Mahfud MD sebagai calon wakil presiden? Jika ingin meraup simpatik dan kepercayaan publik tanah air pada pilpres 2024, maka bakal calon wakil presiden yang kapabel saat ini ada pada figur Prof Dr. Mahfud MD.
Semoga!
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Redaksi76.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
