Seperti yang disaksikan tim media ini, nampak satu unit kapal bantuan dari Kemensos yang saat ini berada di bibir pantai Kota Raja Ende dalam keadaan tidak terawat. Sebagian badan kapal telah berkarat. Hampir sebagian dinding kapal mulai rusak dan termakan rayap.
Melihat mubasirnya bantuan dari Kemensos tersebut, Ketua Forum Peduli Masyarakat (FPM), Yudas Guta meminta aparat penegak hukum (APH, red,-) di Kabupaten Ende segera melakukan proses penyelidikan.
“APH tidak boleh diam dong, karena masyarakat atau kelompok penerima manfaat yang menjadi korban, apalagi diduga pengerjaan kapal bantuan dengan nilai fantastis ini benar tidak sesuai dengan kondisi perairan di Ende. APH harus segera memanggil para pihak yang memiliki hubungan dengan pekerjaan tersebut”,pintanya
Yudas mengaku prihatin dengan fenomena ini lantaran anggaran sebesar Rp 6.4 milir yang dikuncurkan oleh negara tidak ada asas pemanfaatan untuk masyarakat.
“Sekali lagi kita minta APH segera sikapi”,tutupnya ( Arnol)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Redaksi76.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
